Artikel Pria Kaum Bapak

RENUNGAN HUT PK PKB SENIN, 11 JUNI 2018

Ditulis oleh : Admin BPMS   |   Kategori Kegiatan Komisi kategorial   |   Tanggal Release : Jun 08 2018

11 Juni 2018

HUT Pelkat-PKB GEPSULTRA ke-24 Tahun

Warna Liturgi : Hijau

Ulanngan 8:1-10

Berseyukur kepada Allah karena kebaikannya

 

PROLOG:

Beberapa orang yang professional dibidang pelatihan/traing khususnya bagi orang tua menganggap penting  untuk mengajarkan dan membiasakan anak sejak usia dini untuk mengucapkan 3 kata

  1. Terima-kasih
  2. Tolong
  3. Maaf.

Pelatihan pareating  / orang tua dengan usia pernikahan yang muda , persiapan untuk mengasuh dan mendidik anak-anak.

Di kota-kota besar dengan tingkat kesibukandan masalah yang semakin kompleks , maka dibeberapa yayasan sosial dan  Rs menyiapkan Jasa konseling untuk setiap orang dan keluarga, yang membutuhkan bantuan untuk menata kepribadian menjadi lebih  baik, tidak mudah stress dan depresi.

3 ungkapan positif : Terimakasih, Tolong dan Maaf haruslah menjadi kata yang terungkap dalam melatih kita, hubungan satu dengan yang lainnya.

Ungkapan yang menunjukkan penghargaan, dan pemerimaan terhadap seseorang dalam hidup kita.

Kalau dalam membangun relasi / hubungan dengan sesame manusia saja kita menggunakan ungkapan-ungkapan yang bermakna positif, tentu terlebih lagi dalam hubungan dan persekutuann  dengan Tuhan.

Sdr Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi. Tema Renungan hari ini : Bersyurkur kepada Tuhan  karena kebaikannya

 

TAPSIRAN:

  1. Pengalaman selama 40 tahun sejak dari Mesir dan padang gurun Sinai merupakan peristiwa penting bagi Musa dan seluruh orang Israel . menjelang memasuki negri kanaan , tanah yang subur, maka semakin pentinglah bagi seluruh umat Israel untuk mengingat pimpinan dan pemeliharaan Allah pada masa lampau.
  2. Musa secara terinci menyampaikan maksud dan tujuan perjalanan 40 tahun di padang gurun. Perjalanan begitu sulit, dengan waktu yang sangat panjang. Dari Mesir dan mengitari padang gurun Sinai untuk sampai ke Kanaan (see map at Bible). Dari perjalanan yang sulit dengan waktu yang begitu lama, Musa menyampaikan  kehendakb Allah untuk umat Israel.
  3. Supaya umat Israel memiliki kerendahan hati. Taat dan percaya kepada kuasa dan kasihTuhan. Karena itu ketika Allah membiarkan mereka lapar dan memberi  mereka makan , Alahh menunjukkan bahwa manusia hidup bukan dari Roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan 2-3 Tuhan yesus mengulanginya seperti yang tertulis dalam Injil Matius 4:4 “Manusia  hidup bukan dari Roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut  Allah supaya
  4. Umat Israel menyadi bahwa Tuhan Allah mengajari mereka seperti orang tua mengajari anaknya. Perjalanan di padang gurun ternyata tidaklah membuat pakaian mereka garuk dan kaki mereka tidak menjadi bengkak selama 40 tahun . perjalanan di padang gurun dengan ular yang ganas, kalajengking, tanah yang gersang, dan tentu banyak lagi hambatan dan masalah. Tetapi perjalanan di padang gurun itu, Tuhan Allah setia memimpin seluruh orang Israel untuk menyadari bahwa Tuhan Allah sajalah yang berdaulat atas hidup mereka, yang mengatasi lebih baik keadaan umatnya.  Israel
  5. Wujud dan bentuk pemeliharaan dan pimpinan Tuhan yang nyata melalui  kebutahan jasmani yang sebenarnya memiliki konten atau muatan atau isi aspek rohani, aspek spiritual yang sangat mendasar bagi kehidupan umat Israel.

Bahwa sepanjang perjalanan selama 40 tahun dengan tiang awan pada siang hari untuk melindungi umat Israel dari trik matahari, tiang api pada waktu malam untuk menerangi mereka. Makan manna, daging burung puyuh dan air yang keluar dari gunung batu. Dalam setiap kebutuhan material dan jasmani umat Israel yang Tuhan sediakan dipadang gurun dan melali setiap kesulitan, penderitaan serta bahaya, Tuhan Allah mengajar, mendidik dan membentuk umat Israel . mempersiapkan mereka memasuki negri yang baik, dimana mereka tidak akan kekurangan. Suatu negeri dengan kekayaan alam yang melimpah (3-9).

Unsur-unsur Rohani maupun Jasmani keduanya dikaruniakan Tuhan Allah untuk memelihara keberadaan manusia. Tetapi yang menjadi dasar prioritas adalah Firman Allah, bukan hanya sebagian sabda atau perkataan, tetapi karna Yesus sendiri adalah Firman Allah yang hidup yang telah menjadi manusia ( yoh 1:14 )

Perintah, ketetpan atau aturan dan segenap hukum yang telah disampaikan oleh Allah kepada umat Israel, Musa mengingatkan untuk dilakukan dengan taat dan setia.

Seluruh pengalaman bersama Allah di padang gurun selama 40 tahun merupakan cara Allah mengajar dan membentuk umatnya Israel , supaya ketika mereka telah menikmati hidup di negri yang Tuhan Allah berikan, umat Israel tetap taat dan setia kepada Tuhan dan melakukan Firmannya.hidup dalam kerendahan hati dihadapan Tuhan , bahwa karna kuasa dan kasih Tuhanlah maka umat Israel dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dangan segala kelimpahan dan negri perjanjian, Tanah kanaan.

Pengalaman bersama Tuhan dalam perjalanan keluar dari Mesir sampai di tanah perjanjian,  juga adalah perjalanan panjang selaku umat Allah, perjalanan dimana umat Israel teruji dalam berbagai kesulitan dan masalah untuk pada akhirnya mengakui bahwa Tuhan Allah berkuasa atas kehidupan umatya.

Kenyataan atau pengalaman tersebut yang oleh Musa harus di sampaikan  dan diajarkan kepada anak-cucu umat Israel. Mengasihi Allah , takut atau hormat kepada Tuhan dan setia berpegang pada segala peraturan  dan ketetapan dari Tuhan (ul. 6:1-9).

 

APLIKASI.

  1. Artikel : reframing padang gurun ( Reframing : membingkai kembali sebuah pengalaman atau kejadian dengan sikap positif. Ef . amnesia  dan Ananmnesis (liturgy ibadah yahudi). Amnesia  adalah kemampuan mengingat yang semakin lemah atau suka lupa. Anamnesis ; kemampuan untuk mengingat peristiwa masa lalu dengan baik. Dalam liturgy yahudi  unsur Anamnesis ditempatkan sebagai salah satu akta / cara dalamb liturgy ibadah untuk mengingat kembali peristiwa atau   kejadian masa lampau yang dikerjakan oleh Tuhan.

Jadi dengan adanya unsur Anamnesis, maka peristiwa masa lampau tentang karya Allah, kuasa  dan kasihnya bagi dunia dan manusia selalu dikenang dan diingat . maksudnya tentu, agar dari keturunan kepada keturunan berikutnya, dari generagi ke generasi selanjutnya, umat Israel tetap taat dan setia melakukan kehendak Tuhan. Bersyukur dan memuji-muji Tuhan, Allah yang menyelamatkan dan memlihara dihidup mereka. Tuhan yang telah memipin dan menolong mereka disepanjang perjalanan padang gurun , dengan keajaiban-keajiban atau mujizat yang Tuhan lakukan dalam kehidupan mereka.

  1. Konteks gereja, kekristenan, umat Tuhan pada masa kini .

Anamnesis atas kasih karunia Allah yang menebus dan menyelamatkan di dalam Yesus  Kristus menghayati dalam hidup dalam keseharian kita.

Hidup adalah mengucap syukur kepada Tuhan . hidup adalah ungkapan terima kasih dengan orang dimana kita menjalin relasi ortu, guru , saudara, teman bahkan mereka yang Tuhan perjumpakan setiap hari.

  1. Mewariskan nilai kepada generasi gereja, Anak, cucu, atau sampai kepada cicit.

Amin, (BE)

Kembali
logo

GEPSULTRA